Aib dan Nasib; Fragmen Kehidupan dalam Semrawut Hidup Warga Desa Tegalurung
Sepanjang 2021 yang baru setengah jalan, saya belum juga mampu merampungkan currently read saya, 1Q84 karya Haruki Murakami. Alih-alih menyelesaikan, sebuah buku pinjaman partner saya justru mendistraksi hampir satu hari penuh, dan buku itu adalah Aib dan Nasib karya Minanto. Novel yang menjadi pemenang Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta tahun 2019. Mungkin sebagian orang akan kaget ketika mata mereka membaca tepat baris-baris cerita di paragraf pertama, dan saya mulai berpikir, “apa tidak terlalu senonoh kata-kata dan adegan sambutan di bab pertama ini?”, karena selain pemilihan kata yang lumayan berani, ini pengalaman pertama saya membaca sebuah buku dengan bahasa yang begitu gamblang dan jujur (meskipun sesekali harus mengernyitkan dahi sedikit). Aib dan Nasib karya Minanto terbit pada Juli 2020, cetakan pertama, diterbitkan oleh penerbit Marjin Kiri dengan total 263 halaman. Mungkin sepanj...





