Jikalau Jakarta
![]() | |
| (Source photo: Instagram.com/Siboel58, antara terlihat lebih teduh dan indah, atau Sandy memang sedang bermetamorfosis menjadi seorang fotografer kelas kakap, Aamiin). |
Jikalau Jakarta adalah
seorang Nona, maka hal yang paling mewah baginya adalah lengang dan senyap
Dan dia akan kerap kali
bercerita tentang letih; kebisingan, asap, kotoran, bedebah, copet, koruptor
Tubuhnya juga bukan
idaman, Nona Jakarta ringkih, hampir tidak pernah tertidur
Nona terjaga sepanjang
hidupnya, lingkaran hitam di bawah matanya serupa panda namun jauh dari kata
menggemaskan, bibirnya pecah kering berdarah, ah mengerikan!
Eh tapi,
Jakarta bukan Nona
Jakarta hanya kota
Dimana senjanya
bersanding dengan kepul asap
Juga hujan teduh yang
dijeda keluh
Dan banyak lagi
Ya, banyak lagi...
Nona ini, ia cuma butuh
Hari Raya Idul Fitri empat minggu berturut-turut, itu saja.
*Jkt, Maret 2017
*
Berkemul
selimut, ngarepnya mau cepat tidur, habis keki sama Tanah Abang yang jadi surga
angkot berhenti seenak jidad. Motor saya sampai berasap, betis panas, pinggang pegel, yang salah jauh
lebih galak dari yang di zholimi hahaha.. Perempuan, seterbiasa apapun
menghadapi hal itu, ketika menghadapinya dalam keadaan haid hari pertama itu
rasanya dasyat lho. Gue pen banget
cakar-cakar tuh abang angkotnya, serasa dia yang ngaspal jalan ya.. :p dia
pikir mudah buat perempuan pms yang pinggangnya nyeri, perutnya melilit, nempuh
perjalanan bermotor bolak balik Duri Kepa - Tebet? Fhu..
Tapi
tetap, Alhamdulillah ala kuli hal. Selalu sampai di rumah maupun di kantor
dengan selamat. Kadang di perjalanan pulang pergi, selalu ada inspirasi yang
mampir untuk dituang, ya contohnya yang satu ini. Akhir-akhir kurang efektif
nulis sih, Alexander (red: laptop) masih sakit, belum mau nyala, moga dia cepat
kembali dari rumah sakit (red: rumah kang reparasi), Aamiin..



Komentar
Posting Komentar